Tuesday, March 27, 2012

Serba-Serbi Makanan Korea..^^

Diposkan oleh JJhaemin di 4:31 PM
Makanan paling T.O.P di Korea adalah BULGOGI. Ada yang pernah denger??? Saya sih udah sering denger, tapi sayangnya belum pernah makan..hehehe


ini nih yang namanya Bulgogi, mungkin hampir mirip kaya teriyaki dari Jepang

Bulgogi dibuat dari irisan - irisan daging sapi, cara memasaknya bisa dengan dibakar atau di rebus. Setelah dimasak, bulgogi diberi saus dari campuran kecap asin, gula dan bumbu lainnya. Cara memakannya daging itu di taruh di daun selada lalu di tambahkan bawang putih(?) dan juga kimchi Kira - kiras gimana ya rasanya?? Saya lebih milih makan bulgoginya aja deh, engga bisa ngebayangin makannya pakai bawang putih. Kenapa orang Korea senang dengan bawang putih, karna bawang putih itu dipercaya bisa menetralkan darah, jadi bagus juga buat kesehatan.


Kimchi sawi putih
Kimchi merupakan sayuran fermentasi yang diberi bumbu pedas jadi kira - kira rasanya itu bakal asam karna hasil dari fermentasi dan pastinya pedas dari bumbunya. Sayuran yang sering dibuat untuk kimchi adalah sawi putih dan lobak. Kimchi itu merupakan makanan wajib di korea, mau makan apapun kimchi itu harus selalu ada. Kimchi termasuk makanan sehat ke 5 menurut health magazine.

Bibimbap, bibim = campur dan bap = nasi jadi bisa diartikan sebagai nasi campur. Kalau di indonesia mungkin bisa dibilang kaya nase pecel kali ya..ihihi..Habis isinya hampir sama nasi + sayuran yang dikasih saus, cuma bedanya kalau pecel pakai saus kacang bibimbap pakai saus pedas. Mau tau gimana rupanya si bibimbap ini??? 


ini dia rupanya si bibimbap..:)
Biasanya bibimbap itu di sajikan di mangkuk batu yang panas. Bisa dilihat kan ada telur mentah diatasnya, nah itu gunanya mangkuk batu itu. Sebelum dimakan, kita harus mencampurkan nasi, sayuran dan lauk yang ada di mangkuk itu. Karna mangkuknya panas, itu membuat telur yang mentah itu menjadi matang. Jadi engga usah takut dulu pas liat ada telur mentah.




Udah liat gambar diatas????
Apa yang kalian pikir saat pertama kali liat gambar itu, pasti pada ngira itu makanan khas Indonesia ya "Soun Goreng" hehehe, emang rada mirip sih. Tapi gambar diatas itu adalah makanan Korea, Japchae. Japchae itu mie yang dibuat dari ubi jalar, di masak setengah matang dengan sayuran daging, baru ditumis.


Korea itu terkenal dengan gingsengnya, maka dari itu di sebut dengan negeri gingseng. Gingseng itu memiliki banyak manfaat, diantaranya bisa menurunkan gula darah, menurunkan kolesterol, dan masih banyak lagi. Nah, ngomongin gingseng, saya mau ngebahas makanan Korea yang terbuat dari campuran gingseng yaitu Sup Ayam Gingseng. dalam 1 ekor ayam didalamnya terdapat nasi, jadi udah paket komplit lah, tinggal tambah kimchi sebagai sayurnya.




Ini yang namanya Sup Ayam Gingseng, ada yang ngerasa bingung ngga???
Itu mangkuk'a yang segede apa, atau ayamnya yang sekecil apa???hehehe
Silahkan dipikirin sendiri...:)

Resume Perilaku Produsen

Diposkan oleh JJhaemin di 4:05 PM
Perilaku adalah perbuatan/perilaku dan perkataan seseorang yang sifatnya dapat diamati, digambarkan dan dicatat oleh orang lain ataupun orang yang melakukannya.

Produsen adalah orang yang menghasilkan barang atau jasa untuk dijual atau dipasarkan.

Produksi merupaka kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru hingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. 

Jadi perilaku produsen bisa diartikan perbuatan/tindakan individu untuk menghasilkan barang atau jasa untuk dijual atau dipasarkan.

Fungsi produksi merupakan interaksi antara input (tenaga kerja,kekayaan alam, modal, teknologi) dengan output (jumlah barang yang dihasilkan). Secara matematis dapat dirumuskan:

Q = f ( R . L . C . T )

Ket:
Q : Quantity (jumlah barang yang dihasilkan)
f : Function (simbol persamaan)
R : Resource (kekayaan alam)
L : Labour (tenaga kerja)
C : Capital (modal)
T : Teknologi

Kasus dari perilaku produsen ini adalah karna maraknya pemakaian gadget di zaman sekarang membuat produsen-produsen dari berbagai merek memproduksi bermacam-macam gadget sesuai dengan yang diminati oleh konsumen saat ini. Semua produsen berusaha membuat barang yang diciptakan/dijualnya itu bisa laku di pasaran, entah dengan membuat barang yang spesifikasinya hampir sama tapi harganya lebih murah. Yang penting para produsen harus pintar - pintar mencari peluang gadget apa yang sangat dicari oleh konsumen.

Sunday, March 18, 2012

SAHABAT????

Diposkan oleh JJhaemin di 9:08 PM
Saya sendiri tidak tahu apa benar ada yang namanya SAHABAT. Kenapa saya bilang seperti itu?? Saat saya SMP, saya memiliki sahabat, kami sudah sangat dekat, bahkan keluarga kamipun sudah saling kenal. Lulus dari SMP saya diharuskan untuk pindah ke Jakarta karna mengikuti orang tua. Jadi mau tak mau kami harus berpisah. Selama SMA hubungan kami masih terjalin baik melalui SMS atau telepon. Sampai akhirnya dia memberi kabar kalau dia mau datang ke Jakarta, kami langsung mengatur rencana apa saja yang akan kami lakukan selama dia di Jakarta. Hari yang ditunggu pun tiba, kami bertemu kembali setelah hampir 3 tahun berpisah. Sayangnya dia hanya bisa sebentar datang kerumah saya, setelah itu saya tidak tahu lagi kabar dari dia. Bahkan saya juga tidak tahu kapan dia meninggalkan Jakarta, mulai saat itu saya merasa kesal dan sakit hati padanya karna dia tidak memberitahu saya. Tapi, saya berusaha berpikiran positif mungkin saja dia tidak sempat memberitahu saya. Saat mulai kuliah, kami masih berkomunikasi walaupun sudah agak jarang, karna kesibukan kamu masing-masing. Hari itu tepat hari ulang tahun saya, semua teman-teman saya mengucapkan selamat ulang tahun ke saya, kecuali sahabat saya. Padahal saya sangat mengharapkan ucapan darinya. Saya terus menunggu ucapan darinya sampai sebulan lewat dari hari ulang tahun saya, tapi tetap saja tidak ada ucapan darinya. Walaupun kesal, tetap saya berpikir mungkin dia sibuk dengan kuliahnya. Sampai sekarang hubungan kami pun sudah renggang, mungkin dia sudah melupakan saya. Itulah kenapa saya ragu dengan yang namanya SAHABAT. Walaupun saat ini ada beberapa teman dekat, tapi saya tidak tahu itu bisa disebut sahabat apa bukan...

Resume Perilaku Konsumen

Diposkan oleh JJhaemin di 7:16 PM
Perilaku konsumen adalah perilaku yang ditunjukkan konsumen dalam mencari, menukar, menggunakan, menilai, mengatur barang atau jasa yang dianggap dapat memuaskan kebutuhan mereka.

Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen:
  • Faktor eksternal. Faktor ini meliputi pengaruh keluarga, kelas sosial, kebudayaan, strategi marketing dan kelompok referensi. Contohnya, penggunaan blackberry. Konsumen akan membeli handphone jenis ini, karna orang tersebut melihat orang - orang disekitarnya sudah banyak menggunakan handphone jenis tersebut.
  • Faktor internal. Faktor ini meliputi, motivasi persepsi, sikap, gaya hidup, kepribadian, dan belajar. 

Pendekatan Perilaku Konsumen
  • Pendekatan Kardinal (Cardinal Approach). Kepuasan konsumen diukur dengan satuan kepuasan (mis:uang). Semakin besar jumlah barang yang dapat dikonsumsi, semakin tinggi tingkat kepuasannya,
  • Pendekatan Ordinal (Ordinal Approach). Daya guna suatu barang tidak perlu diukur, cukup diketahui dan konsumen mampu membuat tinggi rendahnya daya guna yang diperoleh dari mengkonsumsi barang tersebut.
Konsep Elastisitas
Elastisitas adalah pengukuran seberapa besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.

4 konsep elastisitas dalam teori ekonomi mikro:
  1. Elastisitas harga permintaan (Ed). Digunakan untuk mengetahui perubahan permintaan jumlah barang apabila terjadi perubahan harganya.
  2. Elastisitas harga penawaran (Ws). Untuk mengukur presentase perubahan penawaran jumlah barang karna adanya perubahan harga.
  3. Elastisitas silang (Ec). Untuk mengukur besarnya reaksi konsumen terhadap permintaan suatu barang jika harga barang lain (barang pengganti & barang pelengkap) berubah.
  4. Elastisitas pendapatan (Ey). Untuk mengukur perubahan permintaa barang jika terjadi peubahan pendapatan dari konsumen.
Contoh Kasus:
Konsumen lebih memilih mie dengan merek A karna rasanya yang lebih enak, selain itu perusahaan mie tersebut selalu berusaha menciptakan inovasi dengan menciptakan produk mie instan dengan berbagai macam rasa masakan khas indonesia yang pastinya sesuai dengan lidah orang indonesia. Untuk menarik konsumen yang lebih banyak, perusahaan juga membuat iklan produk mereka semenarik mungkin dan harga produk yang terjangkau oleh kantong konsumen.

Resume Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

Diposkan oleh JJhaemin di 6:15 PM
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu untuk memenuhi keinginan konsumen. Semakin tinggi harga suatu barang, semakin sedikit permintaan barang dari konsumen. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah harga suatu barang, semakin banyak pula permintaan barang dari konsumen.

Faktor - faktor yang mempengaruhi tingkat permintaan :
  1. Harga barang itu sendiri. Harga barang itu berpengaruh besar dengan permintaan karna jika harga barang tersebut tinggi maka permintaan konsumen akan berkurang. Dan jika harga barang tersebut rendah, permintaan konsumen akan semakin banyak.
  2. Harga barang pengganti. Jika harga barang pengganti lebih murah, tentunya konsumen akan lebih memilih barang pengganti tersebut, tapi pastinya kita tidak bisa melihat itu dari kualitasnya. Contohnya, waktu pertama kali muncul handphone dengan tombol qwerty tentu harganya sangat mahal dan bisa dibilang hanya bisa dibeli oleh orang yang menengah keatas. Tapi lama - kelamaan muncul juga handphone qwerty yang harganya lebih terjangkau, hingga beberapa orang lebih memilih membeli handphone jenis tersebut dengan harga yang lebih murah.
  3. Harga barang pelengkap. Contohnya, saat baru keluar PS3 peminatnya masih sangat sedikit. Kenapa?? Karna harga dari barang pelengkapnya (Kaset PS3) masih bisa dibilang sangat mahal, hingga orang masih enggan untuk membeli PS3 tersebut.
  4. Jumlah pendapatan. Semakin tinggi jumlah pendapatan seseorang, semakin tinggi pula keinginan seseorang untuk membeli suatu barang.
  5. Selera konsumen. Semakin tingginya selera konsumen pada suatu barang, maka konsumen akan semakin banyak meminta barang tersebut. Contoh gampangnya, sekarang sedang musim makanan yang super pedas misalkan keripik pedas. Karna konsumen banyak yang menyukai itu, maka munculah produsen - produsen yang menciptakan keripik - keripik pedas yang sesuai dengan selera konsumen.
  6. Intensitas kebutuhan konsumen. Jika kebutuhan barang atau jasa tidak terlalu mendesak, permintaan konsumen pastinya tidak banyak. Sebaliknya kalau sangat mendesak, maka permintaan konsumen semakin banyak. Contohnya ketika musim hujan maka keinginan konsumen untuk membeli payung sangat banyak, konsumenpun bersedia membeli payung tersebut walaupun harganya jauh dari harga aslinya.
Penawaran adalah banyaknya barang atau jasa yang tersedia dan ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu. Dilihat dari segi produsen, semakin tinggi harga suatu barang semakin banyak pula barang yang ditawarkan. Begitupun sebaliknya, semakin rendah harga barang, semakin dikit pula barang yang ditawarkan.

Faktor - faktor yang mempengaruhi penawaran:
  1. Harga barang itu sendiri. Bila harga barang yang ditawarkan meningkat, maka jumlah barang tersebut akan meningkat pula.
  2. Harga barang pengganti. Apabila harga barang pengganti meningkat, penjual pasti akan meningkatkan jumlah barang lain yang ditawarkan dengan harapan konsumen akan beralih dari barang pengganti ke barang yang lainnya karna harganya lebih murah. Contohnya jika harga kopi lebih mahal dibanding teh, konsumen akan lebih memilih teh yang harganya lebih murah, dengan begitu penjual akan memperbanyak jumlah tehnya.
  3. Biaya produksi. Apabila biaya produksi meningkat, maka harga barang tersebut akan tinggi. Agar produsen tidak rugi, maka produsen akan menawarkan barang produksinya lebih sedikit dari biasanya.
  4. Kemajuan teknologi. Dengan adanya teknologi yang lebih modern, akan lebih memudahkan produsen dalam menghasilkan suatu barang dengan jumlah banyak dan harga produksi yang lebih rendah.
  5. Pajak. Sebagai contohnya saat ada berita tentang warteg yang akan dikenakan pajak, permintaan konsumen akan lebih sedikit karna harga yang ditawarkan lebih tinggi, Itu membuat penjual mengurangi jumlah makanan yang ditawarkannya.
Contoh kasus:
Saat ini penjualan handphone android sedang meningkat, terlebih karna banyaknya permintaan dari konsumen. Semua perusahaan berusaha menciptakan handphone android ini dengan berbagai macam kelebihan. Konsumen yang akan membeli handphone ini pasti akan mencari handphone dengan harga yang lebih murah, jika dia ingin membeli handphone dengan merek A. Tapi nyatanya handphone tersebut mahal, dia pasti akan mencari barang penggantinya (handphone lain) yang fiturnya hampir sama dengan merek A dengan harga yang lebih murah.

Inilah resume yang saya buat dari materi Permintaan dan Penawaran, maaf jika ada beberapa contoh yang dirasa kurang. Saya berusaha untuk mencari contoh - contoh yang sedang terjadi saat ini.

Tuesday, March 13, 2012

Struktur Pasar

Diposkan oleh JJhaemin di 5:29 PM
Kata Pengantar

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Struktur Pasar”.

Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Teori Organisasi Umum 2.

Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.

Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini, khususnya kepada :

    Ibu Ira Phajar Lestari selaku Dosen Mata Kuliah Teori Organisasi Umum 2 yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam pelaksanaan bimbingan, pengarahan, dorongan dalam rangka penyelesaian penyusunan makalah ini
    Rekan-rekan semua di Kelas 2KA01
    Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada keluarga tercinta yang telah memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian yang besar kepada penulis, baik selama mengikuti perkuliahan maupun dalam menyelesaikan makalah ini
    Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini.

Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.

                                                                                                                      Depok, Maret 2012

                                                                                                                             

                                                                                                                               Penulis



Bab. 1 Pendahuluan

1.1  Latar Belakang

Dalam pengertian sederhana, pengertian pasar adalah sebagai tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa. Sedangkan arti pasar adalah suatu tempat dimana pada hari tertentu para penjual dan pembeli dapat bertemu untuk jual-beli barang. Adapun definsi pasar adalah sebagai mekanisme (bukan hanya sekedar tempat) yang dapat menata kepentingan pihak pembeli terhadap kepentingan pihak penjual. Mekanisme tersebut jangan hanya dimengerti sebagai cara pembeli dan penjual bertemu dan kemudian berpisah, tetapi lebih dari itu harus dimaknai sebagai tatanan atas berbagai bagian, yaitu para pelaku seperti pembeli dan penjual, komoditas yang diperjualdiperjualbelikan, aturan main yang tertulis maupun tidak tertulis yang disepakati oleh para pelakunya, serta regulasi pemerintah yang saling terkait, berinteraksi, dan secara serentak bergerak bagaikan suatu mesin.

Pasar dimana para pembeli dan para penjual melakukan interaksi dapat dibedakan menjadi pasar komoditas dan pasar faktor. Pasar komoditas adalah interaksi anatara para pembeli dan para penjual dari suatu komoditas dalam menentukan jumlah dan harga barang atau jasa yang diperjualbelikan. Sedangkan pasar faktor adalah interaksi antara para pengusaha (pembeli faktor-faktor produksi) dengan para pemilik faktor produksi untuk menentukan harga (pendapatan) dan jumlah faktor-faktor produksi yang akan digunakan dalam menghasilkan barang dan jasa yang diminta masyarakat.

Pasar sendiri memiliki tiga fungsi, yaitu: fungsi distribusi, fungsi pembentukan harga, dan fungsi promosi. Sedangkan menurut fisiknya, janis pasar dibedakan ke dalam pasar konkret dan pasar abstark. Pasar konkret merupakan tempat pertemuan antara pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi secara langsung. Barang yang dijual belikan juga tersedia di pasar tersebut. Sedangkan pasar abstrak merupakan pasar tidak nyata dimana transaksi antar penjual dan pembeli hanya dilakukan melalui telepon, internet, dll



Interaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli akan menentuakn tingkat harga suatu komoditas (barang atau jasa) dan jumlah komoditas yang diperjual belikan. Sehingga dalam ilmu ekonomi bila kita berbicara tentang pasar, maka secara otomatis kita akan membicarakan mengenai pertemuan antara penjual dan pembeli, barang/jasa yang dijual, serta harga tertentu atas barang/jasa yang dijual tersebut

1.2  Tujuan

Tujuan penulisan makalah ini adalah :

1.      Agar dapat memahami pengertian Pasar

2.      Agar dapat mengetahui Jenis – jenis pasar

3.      Agar dapat mengetahui ciri – ciri dari berbagai jenis pasar

1.3  Metode Penulisan

Metode penulisan yang kami ambil adalah tipe Sistematis. Makalah ini terdiri dari 4 Bab. Bab 1 adalah Pendahuluan yang terdiri dari 1.1 Latar Belakang, 1.2 Tujuan dan 1.3 Metode Penulisan. Bab 2 adalah Pembahasan. Bab 3 Berisikan tentang Studi Kasus yang terdiri dari 3.1 Kasus yang terjadi dan 3.2  Penyelesaian Masalah. Bab 4 merupakan Penutup yang berisikan 4.1 Kesimpulan dan 4.2 Saran.

Bab. 2 Pembahasan

2.1  Pengertian Struktur Pasar

Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.

Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna (yang meliputi monopoli, oligopoli,duopoli, monopolistik dan monopsoni).

2.2  Jenis – jenis Pasar

A.    Pasar Persaingan Sempurna       

Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.

·         Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :

- Jumlah penjual dan pembeli banyak
- Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
- Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
- Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
- Posisi tawar konsumen kuat
- Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
- Sensitif terhadap perubahan harga
- Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar

·         Aplikasi :
1. Produsen secara indivigual tidak dapat mempengaruhi harga
2. Harga ditentukan oleh pasar
3. Produsen sebagai price maker
4. Kurva sejajar sumbu horizontal

Dalam pasar persaingan sempurna, keputusan mengenai jumlah output perusahaan secara individual tidak bisa mempengaruhi tingkat harga, dan untuk keputusan mengenai penentuan harga, kurva permintaan menggambarkan secara horizontal, oleh karena itu harga dianggap konstan, berapapun output yang dihasilkan. Dengan demikian maka laba total akan didapat pada saat: MR = P = MC sepanjang P > AVC.

Keterangan :

MR = Penerimaan Marjinal

P = Harga

·         Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna

Beberapa karakteristik agar sebuah pasar dapat dikatakan persaingan sempurna:

a.       Semua perusahaan memproduksi barang yang homogen (homogeneous product)

b.      Produsen dan konsumen memiliki pengetahuan / informasi sempurna (perfect knowledge)

c.       Output sebuah perusahaan relative kecil dibanding output pasar (small relatively output)

d.   Perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar (price taker)

e.    Semua perusahaan bebas masuk dan keluar pasar (free entry and exit)

·         Permintaan dan Penawaran Dalam Pasar Persaingan Sempurna

a.      Permintaan

-          Tingkat harga dalam pasar persaingan sempurna ditentukan oleh permintaan dan penawaran.

-          Jumlah output perusahaan relatif sangat kecil dibanding output pasar, maka berapa pun yang dijual perusahaan, harga relatif tidak berubah.

b.      Permintaan

-          Kurva permintaan (D) sama dengan kurva penarimaan rata – rata (AR) sama dengan  kurva penerimaan marjinal (MR) dan sama dengan harga (P)

-          Kurva penerimaaan total berbentuk garis lurus dengan sudut kemiringan positif, bergerak mulai dari titik (0,0).

Ciri-ciri pokok dari pasar persaingan sempurna adalah:

a.       Jumlah perusahaan dalam pasar sangat banyak.

b.      Produk/barang yang diperdagangkan serba sama (homogen).

c.       Konsumen memahami sepenuhnya keadaan pasar.

d.      Tidak ada hambatan untuk keluar/masuk bagi setiap penjual.

e.       Pemerintah tidak campur tangan dalam proses pembentukan harga.

f.       Penjual atau produsen hanya berperan sebagai price taker (pengambil harga).

·         Kekuatan dan Kelemahan Pasar Persaingan Sempurna

a. Kekuatan

1.   Harga jual barang dan jasa adalah yang termurah

2.   Jumlah output paling banyak sehingga rasio output per penduduk maksima (kemakmuran maksimal).

3.   Masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi (produk yang homogen) dan tidak takut ditipu dalam kualitas dan harga      

b.   Kelemahan

1.   Kelemahan Dalam Hal Konsumsi

2.   Kelemahan Dalam Pengembangan Teknologi

3.   Konflik Efisiensi – Keadilan

B.     Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli atau konsumen.

Ciri-ciri dari pasar monopoli adalah:

1.      Hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran;

2.      Tidak ada barang substitusi/pengganti yang mirip (close substitute);

3.      Produsen memiliki kekuatan menentukan harga; dan

4.      Tidak ada pengusaha lain yang bisa memasuki pasar tersebut karena ada hambatan berupa keunggulan perusahaan.

Ada beberapa penyebab terjadinya pasar monopoli, di antara penyebabnya adalah sebagai berikut:

1.         Ditetapkannya Undang-undang (Monopoli Undang-undang). Atas pertimbangan pemerintah, maka pemerintah dapat memberikan hak pada suatu perusahaan seperti PT. Pos dan Giro, PT. PLN.

2.         Hasil pembinaan mutu dan spesifikasi yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain, sehingga lama kelamaan timbul kepercayaan masyarakat untuk selalu menggunakan produk tersebut.

3.         Hasil cipta atau karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan untuk diproduksi, yang kita kenal dengan istilah hak paten atau hak cipta.

4.         Sumber daya alam. Perbedaan sumber daya alam menyebabkan suatu produk hanya dikuasai oleh satu daerah tertentu seperti timah dari pulau Bangka.

5.         Modal yang besar, berarti mendukung suatu perusahaan untuk lebih mengembangkan dan penguasaan terhadap suatu bidang usaha.

C.    Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan penawaran, di mana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan pasar.

Ciri-ciri dari pasar oligopoli adalah:

1.      Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.

2.      Barang yang diperjual-belikan dapat homogen dan dapat pula berbeda corak (differentiated product), seperti air minuman aqua.                      

3.      Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk ke dalam pasar.                                                                     

4.      Satu di antaranya para oligopolis merupakan price leader yaitu penjual yang memiliki/pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut. Contoh dari produk oligopoli: semen, air mineral.

Jenis - Jenis Pasar Oligopoli
Berdasarkan produk yang diperdagangkan, pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :

1.      Pasar oligopoli murni (pure oligopoly)

Ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral dalam kemasan atau semen.

2.      Pasar oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly)

Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki

Produk-produk air mineral dalam kemasan merupakan salah satu contoh bentuk praktek pasar oligopoli murni, sebab produk yang ditawarkan merupakan barang yang bersifat identik.

D.    Pasar Duopoli

Duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan.

Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.

E.     Pasar  Monopolistik

Pasar monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual yang menawarkan barang yang sama. Pasar monopolistik merupakan pasar yang memiliki sifat monopoli pada spesifikasi barangnya. Sedangkan unsur persaingan pada banyak penjual yang menjual produk yang sejenis.

Contoh: Produk sabun yang memiliki keunggulan misalnya untuk kecantikan,

kesehatan dan lain-lain.

Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:

1.      Terdapat banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar.

2.      Barang yang diperjual-belikan merupakan differentiated product.

3.      Para penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya sendiri.

4.      Untuk memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakukan promosi/iklan.

5.      Keluar masuk pasar barang/produk relatif lebih mudah.                                                                         

Pasar Monopolistik memiliki kebaikan sebagai berikut :

1.      Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.

2.      Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.

3.      Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.

4.      Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.

Kelemahan Pasar Monopolistik sebagai berikut :

1.      Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.

2.      Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik,     karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.

3.       Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen

F.     Pasar Monopsoni

Bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau pembelinya. Dalam hal ini pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga. Dalam pengertian ini, pasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana permintaannya atau pembeli hanya satu perusahaan.

Contoh yang ada di Indonesia seperti PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.

Bab.3 Studi Kasus

3.1  Kasus

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Beringharjo, Jogjakarta, Kamis (8/3/2012), mengeluhkan penurunan omzet penjualan mereka, akibat kalah bersaing dengan berbagai mini market dan super market. Di sekitar pasar tradisional itu kini semakin menjamur mini market dan super market.

Subandiono (61), salah seorang pedagang sayuran sejak tahun 1965 di Pasar Beringharjo, Kamis (8/3/2012), menyebutkan, para konsumen sekarang lebih memilih berbelanja sayuran ke mini market, jika jumlah barang yang mereka beli tidak terlalu banyak.

"Sekarang banyak yang berjualan, padahal jumlah pembeli ya segitu saja. Keuntungan semakin sedikit, karena kami juga cuma berani ambil untung sedikit sekali. Padahal kalau soal perbandingan harga, antara super market atau mini market dengan Pasar Beringharjo, terpautnya cuma sedikit," ujar Subandiono.

Keluhan senada juga dilontarkan Sutinem (51), pedagang barang-barang kebutuhan pokok yang telah berjualan sejak dua dekade lalu. Dia mengeluhkan omzetnya juga semakin berkurang, sejak di sekitar Pasar Beringharjo bermunculan sejumlah super market besar.

"Rasanya, kalau dahulu tahun-tahun 1998 atau 2000, lebih mudah cari uangnya. Kalau sekarang malah tambah sepi. Sekitar pasar sini saja ada tiga supermarket besar, jadi tambah pusing cari duitnya sekarang. Omzet makin turun sampai 40 persen," ujar Sutinem.

Akibat semakin kurangnya pembeli, Sutinem terpaksa menutup kiosnya jauh lebih awal. Kalau dahulu dia bisa tutup sampai pukul 19.00 WIB, sekarang dia rata-rata menutup kiosnya pukul 16.00 WIB.

"Padahal kalau dilihat dari bangunan fisik pasarnya, sekarang jauh lebih bagus ketimbang dulu. Pasarnya lebih bersih," ujar Sutinem.

Contoh kasus di atas merupakan contoh dari Pasar Monopolistis. Pasar Monopolistis adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek.



3.2  Penyelesaian masalah

Menurut kasus di atas yang menjadi masalah adalah Kenyamanan konsumen saat berbelanja di pasar tradisonal. Banyak sekali pasar tradisonal yang ada di Indonesia, namun dilihat secara fisik banyak pasar tradisonal yang tingkat kenyamanan konsumennya berada di tingkat rendah. Banyak pasar tradisonal dalam keadaan “KUMUH” (Kotor, Becek, Bau). Mungkin karena hal tersebut sehingga para konsumen enggan untuk berbelanja ke pasar tradisional.

Harusnya pemerintah dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan menyediakan tempat yang layak. bersih, nyaman untuk konsumen. Memang hal tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun setidaknya hal tersebut bisa membangkitkan  semangat para konsumen untuk berbelanja di pasar tradisional lagi.

Selain itu pemerintah juga harus dapat mengatur letak pasar tradisonal dan pasar modern agar tidak saling tumpang tindih (double) dalam suatu daerah. Selain menyejahterakan para produsen hal tersebut juga dapat melestarikan proses jual beli di pasar tradisional.



Bab. 4 Penutup

4.1  Kesimpulan

Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.

Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna (yang meliputi pasar persaingan sempurna, monopoli, oligopoli,duopoli, monopolistik dan monopsoni).

·         Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :

-          Jumlah penjual dan pembeli banyak

-          Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain

-          Penjual bersifat pengambil harga (price taker)

-          Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)

-          Posisi tawar konsumen kuat

-          Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata

-          Sensitif terhadap perubahan harga

-          Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar

·         Ciri-ciri dari pasar monopoli adalah:

-          Hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran;

-          Tidak ada barang substitusi/pengganti yang mirip (close substitute);

-          Produsen memiliki kekuatan menentukan harga; dan

-          Tidak ada pengusaha lain yang bisa memasuki pasar tersebut karena ada hambatan berupa keunggulan perusahaan.

·         Ciri-ciri dari pasar oligopoli adalah:

-          Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.

-          Barang yang diperjual-belikan dapat homogen dan dapat pula berbeda corak (differentiated product), seperti air minuman aqua.                      

-          Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk ke dalam pasar.                                                                     

-          Satu di antaranya para oligopolis merupakan price leader yaitu penjual yang memiliki/pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut. Contoh dari produk oligopoli: semen, air mineral.

·         Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:

-          Terdapat banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar.

-          Barang yang diperjual-belikan merupakan differentiated product.

-          Para penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya sendiri.

-          Untuk memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakukan promosi/iklan.

-           Keluar masuk pasar barang/produk relatif lebih mudah.                                                                         

4.2  Saran

Kami menyadari bahwa makalah yang kami buat ini masih banyak kekurangan dan kesalahan. Karena itu, kritik dan saran yang membangun saat kami butuhkan. Semoga dari kritik dan saran pembaca kami bisa menjadi lebih baik dalam penulisan berikutnya. Terima Kasih.

Daftar Pustaka

1.     www.google.com

2.     www.wikipedia.com

Kelompok 4 :

1.     Ega Pramesti (12110260)

2.     Jeanny Fatma Mutmainnah (13110733)

3.     Ruri Alhayat Isrin (16110278)

4.     Zahrina Yulia Samputri (18110816)

Thursday, March 8, 2012

Kesan Saya Tentang Ibu Ira Phajar Lestari

Diposkan oleh JJhaemin di 6:21 PM
Jujur pertama kali saya mendengar tentang ibu dari teman - teman saya, saya merasa takut. Karna mereka cerita macam - macam tentang cara mengajar ibu. Mulai dari tulisan yang tidak boleh ada yang copast, tugas - tugas presentasi yang belum pernah ada selama saya belajar softskill, dan harus menulis banyak sekali tulisan.Tugas terakhir menurut saya lumayan membuat saya bingung, karna saya paling susah untuk mencurahkan semuanya dalam tulisan. Walaupun ingin  menulis, pastinya tidak bisa setiap hari, karna mood - mood'an.

Balik lagi tentang Ibu, ternyata setelah ibu masuk ke kelas saya dan menjelaskan materi -materi softskill, saya jadi senang dengan cara mengajar ibu. Saya juga suka melihat cara ibu berbicara di depan publik, dan saya ingin bisa seperti itu. Ternyata benar, kita tidak boleh mengambil kesimpulan tentang seseorang hanya dari omongan orang - orang saja, tapi kita harus mengenal orang tersebut dulu, baru bisa menilai orang itu.
Semoga dengan pelajaran yang ibu ajarkan ini, kemampuan softskill saya bisa menjadi lebih baik lagi.
Itu saja kesan - kesan saya tentang ibu, semoga kelas saya bisa sesuai dengan keinginan ibu, terima kasih.

Free Breast Cancer Pink Heart Ribbon Glitter Cursors at www.totallyfreecursors.com

 

DoubleJ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review