Saturday, April 5, 2014

Jurnal Etika dan Profesionalisme TSI (Pertemuan 4)

Diposkan oleh JJhaemin di 7:56 PM


IT Forensik
 
Amelia Pratiwi (10110606) 
Jeanny Fatma Mutmainnah (13110733)
 Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi,
Universitas Gunadarma
Jakarta
2014

ABSTRAK

Real time audit merupakan suatu sistem yang berfungsi untuk mengawasi kegiatan teknis dan keuangan sehingga dapat memberikan penilaian yang transparan. IT Forensik adalah ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan fakta dan bukti pelanggaran keamanan sIstem informasi serta validasinya menurut metode yang digunakan. IT forensik digunakan untuk mendapatkan fakta - fakta objektif dari sebuah pelanggaran keamanan sistem informasi.



PENDAHULUAN

Keamanan komputer merupakan hal yang menarik untuk disimak. Perkembangan dunia IT yang sangat cepat telah melahirkan dimensi lain dari teknologi, yaitu kejahatan dengan peran komputer sebagai alat utamanya. Istilah yang populer untuk modus ini disebut dengan cybercrime. Adanya kecenderungan negatif dari teknologi komputer tersebut telah memunculkan berbagai permasalahan baru, baik secara mikro karena hanya berefek pada tingkatan personal / perseorangan, sampai kepada persoalan makro yang memang sudah pada wilayah komunal, publik, serta memiliki efek domino kemana-mana.

Untuk negara yang sudah maju dalam IT-nya, pemerintahan setempat atau profesional swasta bahkan telah membentuk polisi khusus penindak kejahatan yang spesifik menangani permasalahan-permasalahan ini. Cyber Police adalah polisi cyber yang diberikan tugas untuk menindak pelaku - pelaku kriminalitas di dunia cyber, yang tentu saja agak sedikit berbeda dengan polisi ‘konvensional’, para petugas ini memiliki kemampuan dan perangkat khusus dalam bidang komputerisasi. Oleh karena adanya cybercrime yang sering terjadi, maka lahirlah IT forensic yang berguna untuk pengumpulan fakta dan bukti kejahatan pelanggaran keamanan sistem informasi.

PEMBAHASAN
 
IT Audit Trail
Audit trail sebagai "yang menunjukkan catatan yang telah mengakses sistem operasi komputer dan apa yang dia telah dilakukan selama periode waktu tertentu”. Dalam telekomunikasi, istilah ini berarti catatan baik akses selesai dan berusaha dan jasa, atau data membentuk suatu alur yang logis menghubungkan urutan peristiwa, yang digunakan untuk melacak transaksi yang telah mempengaruhi isi record. Dalam informasi atau keamanan komunikasi, audit informasi berarti catatan kronologis kegiatan sistem untuk memungkinkan rekonstruksi dan pemeriksaan dari urutan peristiwa dan / atau perubahan dalam suatu acara. Dalam penelitian keperawatan, itu mengacu pada tindakan mempertahankan log berjalan atau jurnal dari keputusan yang berkaitan dengan sebuah proyek penelitian, sehingga membuat jelas langkah-langkah yang diambil dan perubahan yang dibuat pada protokol asli.

Dalam akuntansi, mengacu pada dokumentasi transaksi rinci mendukung entri ringkasan buku. Dokumentasi ini mungkin pada catatan kertas atau elektronik. Proses yang menciptakan jejak audit harus selalu berjalan dalam mode istimewa, sehingga dapat mengakses dan mengawasi semua tindakan dari semua pengguna, dan user normal tidak bisa berhenti / mengubahnya. Selanjutnya, untuk alasan yang sama, berkas jejak atau tabel database dengan jejak tidak boleh diakses oleh pengguna normal. Dalam apa yang berhubungan dengan audit trail, itu juga sangat penting untuk mempertimbangkan isu-isu tanggung jawab dari jejak audit Anda, sebanyak dalam kasus sengketa, jejak audit ini dapat dijadikan sebagai bukti atas kejadian beberapa.

Perangkat lunak ini dapat beroperasi dengan kontrol tertutup dilingkarkan, atau sebagai sebuah 'sistem tertutup, "seperti yang disyaratkan oleh banyak perusahaan ketika menggunakan sistem Audit Trail.

Real Time Audit (RTA)
Real time audit merupakan suatu sistem yang berfungsi untuk mengawasi kegiatan teknis dan keuangan sehingga dapat memberikan penilaian yang transparan status saat ini dari semua kegiatan, di mana pun mereka berada. Ada juga yang berpendapat bahwa real time audit adalah suatu proses kontrol pengujian terhadap infrastruktur teknologi informasi dimana berhubungan dengan masalah audit finansial dan audit internal secara online atau bisa dikatakn real time bisa disamakan dengan audit IT lebih dikenal dengan istilah EDP Auditing (Electronic Data Processing), biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang berkaitan dengan komputer.

Cara kerja Audit Trail
Audit Trail yang disimpan dalam suatu tabel
1. Dengan menyisipkan perintah penambahan record ditiap query Insert, Update dan Delete
2. Dengan memanfaatkan fitur trigger pada DBMS. Trigger adalah kumpulan SQL statement,
yang secara otomatis menyimpan log pada event INSERT, UPDATE, ataupun DELETE pada
sebuah tabel.

Fasilitas Audit Trail
Fasilitas Audit Trail diaktifkan, maka setiap transaksi yang dimasukan ke Accurate, jurnalnya akan dicatat di dalam sebuah tabel, termasuk oleh siapa, dan kapan. Apabila ada sebuah transaksi yang di-edit, maka jurnal lamanya akan disimpan, begitu pula dengan jurnal barunya.

Hasil Audit Trail
Record Audit Trail disimpan dalam bentuk, yaitu :
1.   Binary File – Ukuran tidak besar dan tidak bisa dibaca begitu saja
2.   Text File – Ukuran besar dan bisa dibaca langsung
3.   Tabel.

Tools yang Digunakan Untuk IT Audit
Tool - tool
yang dapat digunakan untuk mempercepat proses audit teknologi informasi, antara lain:

1.   ACL
ACL (Audit Command Language) merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit
Techniques)
yang sudah sangat populer untuk melakukan analisa terhadap data dari berbagai macam sumber.
http://www.acl.com/

2.   Picalo
Picalo merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) seperti halnya ACL yang dapat dipergunakan untuk menganalisa data dari berbagai macam sumber. http://www.picalo.org/

3.   Powertech Compliance Assessment
Powertech Compliance Assessment merupakan automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem - benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah server AS/400.
http://www.powertech.com/

4.   Nipper
Nipper merupakan audit automation software yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem - benchmark konfigurasi sebuah router.
http://sourceforge.net/projects/nipper/

5.   Nessus
Nessus merupakan sebuah vulnerability assessment software.
http://www.nessus.org/

6.   Metasploit
Metasploit Framework merupakan sebuah penetration testing tool.
http://www.metasploit.com/

7.   NMAP
NMAP merupakan open source utility untuk melakukan security auditing
http://www.insecure.org/nmap/

8.   Wireshark
Wireshark merupakan network utility yang dapat dipergunakan untuk meng - capture paket data yang ada di dalam jaringan komputer.
http://www.wireshark.org/

IT Forensik
IT Forensik adalah ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan fakta dan bukti pelanggaran keamanan system informasi serta validasinya menurut metode yang digunakan. IT Forensik memerlukan keahlian di bidang IT (termasuk diantaranya hacking) dan alat bantu (tools) baik hardware maupun software.

Definisi sederhana dari IT Forensik, yaitu sekumpulan prosedur untuk melakukan pengujian secara menyeluruh suatu sistem komputer dengan mempergunakan software dan tool untuk memelihara barang bukti tindakan kriminal.

Menurut Noblett, IT Forensik yaitu berperan untuk mengambil, menjaga, mengembalikan, dan menyajikan data yang telah diproses secara elektronik dan disimpan di media komputer. Sedangkan menurut Judd Robin, IT Forensik yaitu penerapan secara sederhana dari penyidikan komputer dan teknik analisisnya untuk menentukan bukti - bukti hukum yang mungkin.
 
Tools dalam Forensik IT

1.   Antiword
Antiword merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk menampilkan teks dan gambar dokumen Microsoft Word. Antiword hanya mendukung dokumen yang dibuat oleh MS Word versi 2 dan versi 6 atau yang lebih baru.

2.   Autopsy
The Autopsy Forensic Browser merupakan antarmuka grafis untuk tool analisis investigasi diginal perintah baris The Sleuth Kit. Bersama, mereka dapat menganalisis disk dan file sistem Windows dan UNIX (NTFS, FAT, UFS1/2, Ext2/3).
3.   Binhash
Binhash merupakan sebuah program sederhana untuk melakukan hashing terhadap berbagai bagian file ELF dan PE untuk perbandingan. Saat ini ia melakukan hash terhadap segmen header dari bagian header segmen obyek ELF dan bagian segmen header obyekPE.

4.   Sigtool
Sigtool merupakan tool untuk manajemen signature dan database ClamAV. Sigtool dapat digunakan untuk rnenghasilkan checksum MD5, konversi data ke dalam format heksadesimal, menampilkan daftar signature virus dan build / unpack / test / verify database CVD dan skrip update.

5.   ChaosReader
ChaosReader merupakan sebuah tool freeware untuk melacak sesi TCP/UDP/… dan mengambil data aplikasi dari log tcpdump. la akan mengambil sesi telnet, file FTP, transfer HTTP (HTML, GIF, JPEG,…), email SMTP, dan sebagainya, dari data yang ditangkap oleh log lalu lintas jaringan. Sebuah file index html akan tercipta yang berisikan link ke seluruh detil sesi, termasuk program replay realtime untuk sesi telnet, rlogin, IRC, X11 atau VNC; dan membuat laporan seperti laporan image dan laporan isi HTTP GET/POST.

6.   Chkrootkit
Chkrootkit merupakan sebuah tool untuk memeriksa tanda - tanda adanya rootkit secara lokal. Ia akan memeriksa utilitas utama apakah terinfeksi, dan saat ini memeriksa sekitar 60 rootkit dan variasinya.

7.   Dcfldd
Tool ini mulanya dikembangkan di Department of Defense Computer Forensics Lab (DCFL). Meskipun saat ini Nick Harbour tidak lagi berafiliasi dengan DCFL, ia tetap memelihara tool ini.

8.   Ddrescue
GNU ddrescue merupakan sebuah tool penyelamat data, la menyalinkan data dari satu file atau device blok (hard disc, cdrom, dsb.) ke yang lain, berusaha keras menyelamatkan data dalam hal kegagalan pembacaan. Ddrescue tidak memotong file output bila tidak diminta. Sehingga setiap kali anda menjalankannya ke file output yang sama, ia berusaha mengisi kekosongan.

9.   Foremost
Foremost merupakan sebuah tool yang dapat digunakan untuk me - recover file berdasarkan header, footer, atau struktur data file tersebut. la mulanya dikembangkan oleh Jesse Kornblum dan Kris Kendall dari the United States Air Force Office of Special Investigations and The Center for Information Systems Security Studies and Research. Saat ini foremost dipelihara oleh Nick Mikus seorang Peneliti di the Naval Postgraduate School Center for Information Systems Security Studies and Research.

10.   Gqview
Gqview merupakan sebuah program untuk melihat gambar berbasis GTK la mendukung beragam format gambar, zooming, panning, thumbnails, dan pengurutan gambar.

11.   Galleta
Galleta merupakan sebuah tool yang ditulis oleh Keith J Jones untuk melakukan analisis forensic terhadap cookie Internet Explorer.

12.   Ishw
Ishw (Hardware Lister) merupakan sebuah tool kecil yang memberikan informasi detil mengenai konfigurasi hardware dalam mesin. la dapat melaporkan konfigurasi memori dengan tepat, versi firmware, konfigurasi mainboard, versi dan kecepatan CPU, konfigurasi cache, kecepatan bus, dsb. pada sistem t>MI-capable x86 atau sistem EFI.

13.   Pasco
Banyak penyelidikan kejahatan komputer membutuhkan rekonstruksi aktivitas Internet tersangka. Karena teknik analisis ini dilakukan secara teratur, Keith menyelidiki struktur data yang ditemukan dalam file aktivitas Internet Explorer (file index.dat). Pasco, yang berasal dari bahasa Latin dan berarti “browse”, dikembangkan untuk menguji isi file cache Internet Explorer. Pasco akan memeriksa informasi dalam file index.dat dan mengeluarkan hasil dalam field delimited sehingga dapat diimpor ke program spreadsheet favorit Anda.

14.   Scalpel
Scalpel adalah sebuah tool forensik yang dirancang untuk mengidentifikasikan, mengisolasi dan me - recover data dari media komputer selama proses investigasi forensik. Scalpel mencari hard drive, bit  - stream image, unallocated space file, atau sembarang file komputer untuk karakteristik, isi atau atribut tertentu, dan menghasilkan laporan mengenai lokasi dan isi artifak yang ditemukan selama proses pencarian elektronik. Scalpel juga menghasilkan (carves) artifak yang ditemukan sebagai file individual.

Tools yang Digunakan dalam IT Forensik
Secara garis besar tools untuk kepentingan komputer forensik dapat dibedakan secara hardware dan software.

Hardware:
• Harddisk IDE & SCSI kapasitas sangat besar, CD-R, DVR Drives.
• Memory yang besar (1-2GB RAM).
• Hub, Switch, keperluan LAN.
• Legacy Hardware (8088s, Amiga).
• Laptop forensic workstation.
• Write blocker

Software:
• Viewers (QVP, http://www.avantstar.com/)
• Erase/unerase tools (Diskscrub/Norton Utilities)
• Hash utility (MD5, SHA1)
• Forensic toolkit
• Forensic acquisition tools
• Write-blocking tools
• Spy Anytime PC Spy

KESIMPULAN

IT Forensik dibutuhkan untuk pengumpulan bukti dan fakta karena adanya tindakan kejahatan pelanggaran keamanan sistem informasi oleh para cracker atau cybercrime.
 
DAFTAR PUSTAKA

Habibie, Iqbal. 2010. Etika dan Professionalisme TSI- IT Forensik. Jakarta: Universitas Gunadarma.

Wednesday, April 2, 2014

Jurnal Etika dan Profesionalisme TSI (Pertemuan 3)

Diposkan oleh JJhaemin di 6:40 AM
Modus-modus kejahatan dalam Teknologi Informasi
Kejahatan pada bidang TI dan kasus kejahatan TI yang terjadi di Indonesia

Jeanny Fatma Mutmainnah (13110733)
Amelia Pratiwi (10110606)
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, 
Universitas Gunadarma
Jakarta
2014

ABSTRAK

Perkembangan internet di Indonesia saat ini semakin pesat, sehingga menimbulkan hal – hal yang bersifat positif maupun negatif. Hal negatif atau dapat digolongkan sebagai kejahatan pada bidang TI antara lain  Unauthorized Access to Computer System and Service, Illegal Contents, Data Forgery, Cyber Espionage, Offense against Intellectual Property, dan Infringements of Privacy. Hal – hal tersebut pastinya akan mengganggu kenyamanan pengguna teknologi informasi dan membuat pengguna selalu merasa tidak aman karena ancaman – ancaman tersebut.

Kata Kunci : cyber crime, ancaman, TI

PENDAHULUAN

Perkembangan internet yang saat ini semakin pesat, meninggalkan hal – hal yang positif yang dapat membantu masyarakat dalam mencari informasi apapun atau melakukan pekerjaan apapun yang berhubungan dengan teknologi informasi. Tapi selain hal – hal yang positif yang didapat, tentunya banyak juga hal – hal negatif yang menjadi ancaman masyarakat dalam menggunakan teknologi informasi. Salah satu hal negatif tersebut adalah cyber crime atau kejahatan di dunia maya. Cyber Crime atau kejahatan dunia maya adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll. Selain cyber crime, terdapat pula ancaman yang terjadi pada komputer. Contohnya seperti Virus, bacteria, logic bomb, worm, trojan horse, trapdoor, dll.

PEMBAHASAN

Menurut David Icove [John D. Howard, “An Analysis Of Security Incidents On The Internet 1989 - 1995,” PhD thesis, Engineering and Public Policy, Carnegie Mellon University, 1997.] berdasarkan lubang keamanan, keamanan dapat diklasifikasikan menjadi empat, yaitu:
1.   Keamanan yang bersifat fisik (physical security).
      Contoh : Wiretapping, Denial of service, Syn Flood Attack, dll.
2.   Keamanan yang berhubungan dengan orang (personel), Contoh :
      a.   Identifikasi user (username dan password)
      b.   Profil resiko dari orang yang mempunyai akses (pemakai dan pengelola).
3.   Keamanan dari data dan media serta teknik komunikasi (communications).
4.   Keamanan dalam operasi: Adanya prosedur yang digunakan untuk mengatur dan mengelola sistem keamanan, dan juga ter-masuk prosedur setelah serangan (post attack recovery).



Menurut W. Stallings [William Stallings, “Network and Internetwork Security,” Prentice
Hall, 1995.] serangan (attack) terdiri dari :
  • Interruption: Perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. Contoh serangan adalah “denial of service attack”.
  • Interception: Pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses asset atau informasi. Contoh dari serangan ini adalah penyadapan (wiretapping).
  • Modification: Pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses, akan tetapi dapat juga mengubah (tamper) aset. Contoh dari serangan ini antara lain adalah mengubah isi dari web site dengan pesan-pesan yang merugikan pemilik web site.
  • Fabrication: Pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contoh dari serangan jenis ini adalah memasukkan pesan-pesan palsu seperti e-mail palsu ke dalam jaringan komputer.
Tipe-tipe program jahat :

1.   Bacteria : program yang mengkonsumsi sumber daya sistem dengan mereplikasi dirinya sendiri. 2.   Logic bomb : logik yang ditempelkan pada program komputer agar memeriksa suatu kumpulan kondisi di sistem. Ketika kondisi-kondisi yang dimaksud ditemui, logik mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi.
3.   Trapdoor : Titik masuk tak terdokumentasi rahasia di satu program untuk memberikan akses tanpa metode-metode otentifikasi normal.
4.   Trojan horse : Rutin tak terdokumentasi rahasia ditempelkan dalam satu program berguna. Program yang berguna mengandung kode tersembunyi yang ketika dijalankan melakukan suatu fungsi yang tak diinginkan.
5.   Virus : Kode yang ditempelkan dalam satu program yang menyebabkan pengkopian dirinya disisipkan ke satu program lain atau lebih, dengan cara memodifikasi program-program itu.

Siklus hidup Virus melalui empat fase (tahap), yaitu :
a.   Fase tidur (dormant phase). Virus dalam keadaan menganggur.
b.   Fase propagasi (propagation phase). Virus menempatkan kopian dirinya ke program lain atau daerah sistem tertentu di disk.
c.   Fase pemicuan (triggering phase). Virus diaktifkan untuk melakukan fungsi tertentu.
d.   Fase eksekusi (execution phase). Virus menjalankan fungsinya, fungsinya mungkin sepele seperti sekedar menampilkan pesan dilayar atau merusak seperti merusak program dan file-file data, dan sebagainya.

Klasifikasi tipe virus :
a.   Parasitic virus. Merupakan virus tradisional dan bentuk virus yang paling sering.
b.   Memory resident virus. Virus memuatkan diri ke memori utama sebagai bagian program yang menetap. Virus menginfeksi setiap program yang dieksekusi. 
c.   Boot sector virus. Virus menginfeksi master boot record atau boot record dan menyebar saat sistem diboot dari disk yang berisi virus. 
d.   Stealth virus. Virus yang bentuknya telah dirancang agar dapat menyembunyikan diri dari deteksi perangkat lunak antivirus. 
e.   Polymorphic virus. Virus bermutasi setiap kali melakukan infeksi.

6.   Worm : Program yang dapat mereplikasi dirinya dan mengirim kopian-kopian dari komputer ke komputer lewat hubungan jaringan.

Jenis-jenis ancaman yang sering terjadi dalam teknologi informasi, antara lain :

1.  
Unauthorized Access to Computer System and Service.
Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki / menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya.
2.   Illegal Contents
Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke Internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum.
3.   Data Forgery
Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless document melalui Internet.
4.   Cyber Espionage
Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan Internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran.
5.   Offense against Intellectual Property
Kejahatan ini ditujukan terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki pihak lain di Internet.
6.   Infringements of Privacy
Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril,

Kasus-kasus computer crime / cyber crime

1.   Pengertian Cyber Crime

Cyber Crime atau kejahatan dunia maya adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll.

Walaupun kejahatan dunia maya atau cyber crime umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi.

Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol akses), malware dan serangan DoS. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi anak dan judi online.
 

2.   Kasus Cyber Crime di Indonesia

a.   Jaringan Internet KPU Diserang
Terjadinya perusakan situs parpol besar di Indonesia dan Polri berhasil menangkap perusak situs parpol tersebut. Sebelum kejadian ini, Polri juga pernah berhasil menangkap perusak situs KPU pada saat penghitungan hasil pemilu. Serangan hacker yang terjadi pada server Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan situs Partai Golkar, dilatar belakangi pelaku hanya ingin mengolok – olok dan mengingatkan pengelola jaringan IT KPU yang sebelumnya berkoar di media bahwa jaringannya 100 persen kebal serangan hacker. Modus yang kerap digunakan para pembobol jaringan ini antara lain menyebarkan virus, worm, backdoor, maupun trojan pada perangkat komputer sebuah organisasi yang mengakibatkan terbukanya akses-akses bagi orang-orang yang tidak berhak.

b.   Malaysia Ultah, Hacker-Defacer Serang 100 Situs Malaysia

Bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan Malaysia yang ke-52, para hacker dan defacer Indonesia bersatu menyerang situs-situs asal Malaysia. Hacker dan defacer tersebut mengklaim telah men-deface sekira 100 situs asal Malaysia. Aksi ini dilakukan untuk memberikan peringatan kepada Malaysia untuk tidak lagi mengusik kebudayaan bangsa Indonesia. Hacker - hacker tersebut berasal dari Indonesian Coder Team dan Server Is Down. Beberapa situs yang berhasil di deface adalah situs resmi Persatuan Guru-guru di Sarawak (stu.org.my), bagsmalaysia.com, globalmarine.com.my, mgpskuantan.edu.my dan puluhan situs lainnya.

c.   Situs ANTV Kena Deface
Situs salah satu perusahaan penyiaran di Indonesia, ANTV, berhasil dikerjai hacker. Sang hacker mendeface beberapa bagian halaman situs. Menurut okezone, di sebuah halaman tidak terlihat berita atau informasi apapun. Sang hacker meninggalkan sebuah running teks dengan tulisan 'hacked by james0baster'.
Sedangkan pada halaman lain, tertulis 'hacked by bejamz', disertai tampilan 'newbie deface crew' dengan artistik yang cukup menarik, dilengkapi gambar dua karakter kartun Mario Bros.

d.   Situs Golkar Dikerjai Hacker
Situs milik partai Golongan Karya (Golkar), berhasil diubah tampilannya oleh para hacker yang mengaku dari komunitas hacker Jatim Crew. Hampir seluruh tampilan dalam situs ini diubah. Bahkan latar belakang situs diganti dengan tampilan Matrix. Bisa dibilang, situs ini dirusak oleh para hacker tersebut. Pasalnya, situs ini tidak lagi terlihat seperti aslinya. "Hacked by #Jatim Crew. Tolong Pak Admin, patch yang baik web-nya. Indonesia harus bebas KKN," demikian pesan yang ditinggalkan oleh sang hacker.

e.   Hacker Bobol Situs Semen Tiga Roda
Meningkatnya protes masyarakat terhadap rencana pendirian pabrik PT. Semen Gresik di kawasan pegunungan kendeng, Jawa Tengah diduga menjadi alasan hacker menyerang situs pabrik semen. Kali ini, yang menjadi korban kelihaian penjahat dunia maya adalah situs milik PT Semen Tiga Roda yang beralamat di http://www.sementigaroda.com/.
Pantauan okezone menunjukkan hacker melakukan deface terhadap halaman situs tersebut. Tampilan situs tersebut berubah menjadi hitam dengan tulisan hacked yang dibentuk gambar sebuah tengkorak. Hacker juga menampilkan sebuah tulisan berisi:
Your Website Has Been Hacked by:
AGIZ Touch Your Site Greetz : Evi as My lovely gurl ^_^

Tak hanya itu, pembobol situs juga berani meninggalkan identitas e-mailnya dalam situs tersebut pada pesan yang berisi send mail to: gembelmuda@ymail.com.
f.    Website PT. POS INDONESIA Berubah Jadi Situs Judi
Website PT Pos Indonesia, www.posindonesia.co.id ramai dibicarakan karena memuat link website judi www.agenbola.com. Link soal judi tersebut terpasang di halaman http://kodepos.posindonesia.co.id. Di sana tertulis "taruhan bola". Jika diklik, link tersebut akan membawa ke www.agenbola.com, salah satu situs judi itu. Ada beberapa produk judi dalam situs tersebut yaitu Taruhan Bola dan Olahraga yang terdiri atas SBOBET dan IBCBET, Live Casino Online, serta Bola Tangkas Online.

g.   Hacker Indonesia Rusak ‘Situs’ Portugal
Situs yang beralamat di www.portugal.ee, berhasil diubah tampilanya oleh peretas yang mengaku berasal dari bLoCk_Und3r9r0und. Saat situs tersebut dikunjungi oleh okezone, nampak halaman depan situs itu telah berganti warna menjadi krem, dengan hiasan yang seolah 'mempermanis' kreasi peretas ini. Belum diketahui apa tujuan peretas ini, karena memang tidak ada pesan khusus yang disampaikan oleh kelompok ini. Dalam pesan singkat yang terpampang itu, mereka hanya menampilkan sebuah tulisan yang berisi.
We Are Indonesian Hacker At www.tukangnggame.net
Hacked By bLoCk_Und3r9r0und


h.   Hacker Indonesia Serang 4 Negara Sekaligus

Dalam satu malam, hacker Indonesia mengklaim berhasil membombardir puluhan situs yang ada di Turki, Rusia, India dan Latvia. Sebuah forum hacker 'hitam' yang baru muncul mengatas namakan dirinya sebagai Hacker Cisadane. Dalam aksinya, hampir 100 situs yang ada di negara-negara dinegara tersebut berhasil dikerjai

KESIMPULAN

Keamanan komputer diklasifikasikan menjadi 4, yaitu keamanan yang bersifat fisik, keamanan yang berhubungan dengan orang (personel), keamanan dari data dan media serta teknik komunikasi, dan keamanan dalam operasi. Kemudian terdapat beberapa tipe – tipe program jahat pada komputer, diantaranya bacteria, virus, logic bomb, trapdoor, worm, dan trojan horse. Hal – hal diatas merupakan ancaman yang terjadi pada komputer, sedangkan untuk ancaman pada bidang teknologi informasi antara lain  Unauthorized Access to Computer System and Service, Illegal Contents, Data Forgery, Cyber Espionage, Offense against Intellectual Property, dan Infringements of Privacy. Kejahatan – kejahatan yang terjadi di Indonesia, sesuai dengan berita yang ada. Latar belakang dari pelaku kejahatan tersebut, lebih dari sekedar iseng dan untuk mengingatkan bahwa serumit apapun suatu teknologi ataupun web dibuat. Suatu saat ada kemungkinan teknologi ataupun web tersebut akan di susupi oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab.

DAFTAR PUSTAKA



Diktat kuliah keamanan komputer Mohammad Iqbal, Skom, MMSi

http://fhateh.wordpress.com/2013/04/22/jenis-jenis-ancaman-threats-melalui-it-dan-kasus-kasus-compt-crimecyber-crime/

http://id.wikipedia.org/wiki/Kejahatan_dunia_maya



Jurnal Etika dan Profesionalisme TSI (Pertemuan 2)

Diposkan oleh JJhaemin di 6:11 AM
Profesi dan Profesionalisme

Amelia Pratiwi (10110606)
Jeanny Fatma Mutmainnah (13110733)
 Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, 
Universitas Gunadarma
Jakarta
2014

ABSTRAK

Profesionalisme merupakan sikap dari seorang yang professional. Seorang professional yang sejati adalah teknisi yang peduli, bangga, serta komitmen dan bertanggung jawab pada profesi yang dimilikinya. Pekerja professional akan mengikuti kode etik profesi yang berlaku dalam bidang yang digelutinya. Kode etik merupakan suatu pedoman, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugasnya.

PENDAHULUAN

Istilah profesi telah dimengerti oleh banyak orang bahwa suatu hal yang berkaitan dengan bidang yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga banyak orang yang bekerja tetap sesuai. Tetapi dengan keahlian saja yang diperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup disebut profesi. Tetapi perlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksanaan, dan hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek.

Kita tidak hanya mengenal istilah profesi untuk bidang-bidang pekerjaan seperti kedokteran, guru, militer, pengacara, dan semacamnya, tetapi meluas sampai mencakup pula bidang seperti manajer, wartawan, pelukis, penyanyi, artis, sekretaris dan sebagainya. Sejalan dengan itu, menurut DE GEORGE, timbul kebingungan mengenai pengertian profesi itu sendiri, sehubungan dengan istilah profesi dan profesional. Kebingungan ini timbul karena banyak orang yang profesional tidak atau belum tentu termasuk dalam pengertian profesi.
 
PEMBAHASAN

1.   Definisi Profesionalisme

Konsep tentang profesionalisme saat ini menuntut adanya kemampuan seorang pegawai dalam melaksanakan tugas pekerjaan dengan efesien dan efektif. Menurut Pamudji (1994 : 20-21), profesionalisme adalah : “a vocation or occupation requiring advanced training in some liberal art or science and usually involving mental rather than manual work, as teacing, engeneering, writing, etc”. Dari kata dasar profesionalisme ini kemudian muncul kata jadian profesional yang artinya Engage in special occupation for pay etc. dan profesionalisme yang artinya profesional quality, status, etc. Selanjutnya Pamuji mengartikan orang yang profesional memiliki atau dianggap memiliki keahlian, akan melakukan kegiatan-kegiatan diantaranya pelayanan publik dengan mempergunakan keahliannya itu sehingga menghasilkan pelayanan publik yang lebih baik mutunya, lebih cepat prosesnya, mungkin lebih bervariasi yang kesemuanya mendatangkan kepuasan pada masyarakat.

Profesionalisme pada intinya adalah kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar (MenPAN, 2002 : 25). Yang dimaksud profesional adalah kemampuan, keahlian atau keterampilan seseorang dalam bidang tertentu yang ditekuninya sedemikian rupa dalam kurun waktu tertentu yang relatif lama sehingga hasil kerjanya bernilai tinggi dan diakui serta diterima masyarakat (MenPAN, 2002 : 14).
Kusnandar (2007 : 46) mengemukakan bahwa “Profesionalisme adalah kondisi, arah, nilai, tujuan, dan kualitas suatu keahlian dan kewenangan yang berkaitan dengan mata pencaharian sesseorang”.
Sementara itu Danim (2002 : 23) mendefinisikan bahwa, profesionalisme adalah komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya dan terus-menerus mengembangkan strategi-strategi yang digunakannya dalam melakukan pekerjaan sesuai dengan profesinya itu.

Kemudian Freidson (1970) dalam Syaiful Sagala (2002 : 199) mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan profesionalisme adalah “sebagai komitmen untuk ide-ide professional dan karir”.

Sedangkan Poerwopoespito & Utomo (2000 : 266), mengatakan bahwa profesionalisme berarti faham yang menempatkan profesi sebagai titik perhatian utama dalam hidup seseorang. Orang yang menganut faham profesionalisme se-lalu menunjukkan sikap profesional dalam bekerja dan dalam keseharian hidupnya.

Profesionalisme merupakan sikap dari seorang profesional, dan profesional berarti melakukan sesuatu sebagai pekerjaan pokok yang disebut profesi, artinya pekerjaan tersebut bukan pengisi waktu luang atau sebagai hobi belaka. Jika profesi diartikan sebagai pekerjaan dan isme sebagai pandangan hidup, maka profesional dapat diartikan sebagai pandangan untuk selalu berfikir, berpendirian, bersikap dan bekerja sungguh-sungguh, kerja keras, bekerja sepenuh waktu, disiplin, jujur, loyalitas tinggi dan penuh dedikasi demi keberhasilan pekerjaannya. Jadi pada dasarnya profesionalisme berkenaan dengan sikap peduli baik terhadap klien atau pun terhadap profesinya, Seperti yang diungkapkan oleh David H. Maister bahwa profesionalisme adalah terutama masalah sikap, bukan seperangkat kompetensi. Seorang professional sejati adalah seorang teknisi yang peduli (Maister, 1998 : 23).

2.   Ciri-ciri Profesionalisme

Maister (1998 : 21-22), mengatakan bahwa ciri-ciri profesionalisme sejati yaitu : 
  • Bangga pada pekerjaan mereka, dan menunjukkan komitmen pribadi pada kualitas.
  • Berusaha meraih tanggung jawab. 
  • Mengantisipasi, dan tidak menunggu perintah, mereka menunjukkan inisiatif. 
  • Mengerjakan apa yang perlu dikerjakan untuk merampungkan tugas. 
  • Melibatkan diri secara aktif dan tidak sekedar bertahan pada peran yang telah ditetapkan untuk mereka. 
  • Selalu mencari cara untuk membuat berbagai hal menjadi lebih mudah bagi orang yang mereka layani. 
  • Ingin belajar sebanyak mungkin mengenai bisnis orang-orang yang mereka layani. 
  • Benar-benar mendengarkan kebutuhan orang-orang yang layani. 
  • Belajar memahami dan berfikir seperti orang-orang yang mereka layani sehingga bisa mewakili mereka ketika orang-orang itu tidak ada ditempat. 
  • Adalah pemain tim.
  • Bisa dipercaya memegang rahasia. 
  • Jujur, bisa dipercaya dan setia. 
  • Terbuka pada kritik-kritik yang membangun mengenai cara meningkatkan diri.
3.   Kode Etik Profesi

Kode adalah tanda-tanda atau simbol-simbol yang berupa kata-kata, tulisan atau benda yang disepakati untuk maksud-maksud tertentu, misalnya untuk menjamin suatu berita, keputusan atau suatu kesepakatan suatu organisasi. Kode juga dapat berarti kumpulan peraturan yang sistematis.

Kode etik adalah norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja.

MENURUT UU NO. 8 (POKOK-POKOK KEPEGAWAIAN)

Kode etik profesi adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari. Kode etik profesi sebetulnya tidak merupakan hal yang baru. Sudah lama diusahakan untuk mengatur tingkah laku moral suatu kelompok khusus dalam masyarakat melalui ketentuanketentuan tertulis yang diharapkan akan dipegang teguh oleh seluruh kelompok itu. Salah satu contoh tertua adalah ; SUMPAH HIPOKRATES, yang dipandang sebagai kode etik pertama untuk profesi dokter.

Hipokrates adalah doktren Yunani kuno yang digelari : BAPAK ILMU KEDOKTERAN.
Beliau hidup dalam abad ke-5 SM. Menurut ahli-ahli sejarah belum tentu sumpah ini merupakan buah pena Hipokrates sendiri, tetapi setidaknya berasal dari kalangan murid-muridnya dan meneruskan semangat profesional yang diwariskan oleh dokter Yunani ini. Walaupun mempunyai riwayat eksistensi yang sudah-sudah panjang, namun belum pernah dalam sejarah kode etik menjadi fenomena yang begitu banyak dipraktekkan dan tersebar begitu luas seperti sekarang ini. Jika sungguh benar zaman kita di warnai suasana etis yang khusus, salah satu buktinya adalah peranan dan dampak kode-kode etik ini.

KESIMPULAN

Seseorang dapat dikatakan profesionalisme jika suatu pekerjaan tersebut dilakukan secara professional yang sesuai dengan kode etik profesi.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim:2010. Kajian Pustaka Profesionalisme.
Isnanato, R.Rizal. 2009. Buku Ajar Etika Profesi. Semarang: Universitas Diponegoro.

Tuesday, March 25, 2014

Jurnal Etika dan Profesionalisme TSI (Pertemuan 1)

Diposkan oleh JJhaemin di 12:44 PM


Etika Profesi Komputer di Indonesia

Jeanny Fatma Mutmainnah (13110733)
Amelia Pratiwi (10110606)
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Universitas Gunadarma
Jakarta
2014
ABSTRAK

Perkembangan teknologi komputer khususnya di Negara Indonesia sudah sangat pesat. Karena perkembangan ini, meningkatlah penyimpangan - penyimpangan etika seperti misalnya hacker, virus, pencurian data - data, penggunaan software secara ilegal oleh orang - orang yang tidak bertanggung jawab. Topik - topik yang dapat di bahas dalam etika komputer, antara lain : Computer in the Workplace, Computer Crime, Intellectual Proverty, Professional Responsibility, dan Globalization.

Kata Kunci : etika, profesi, komputer

PENDAHULUAN


Perkembangan teknologi komputer khususnya di Negara Indonesia sudah sangat pesat. Komputer saat ini sudah bukan barang yang aneh lagi bagi masyarakat Indonesia. Zaman dahulu, hanya orang - orang tertentu saja yang dapat mengoperasikan komputer. Untuk sekarang, pelajaran komputer bahkan sudah mulai di ajarkan dari sekolah Taman Kanak - Kanak (TK) sampai jenjang universitas. Jurusan apapun yang akan di ambil, komputer tetap menjadi kebutuhan utama bagi mahasiswa/i untuk membantu proses belajar selama kuliah. Karena perkembangan ini, meningkatlah penyimpangan - penyimpangan etika seperti misalnya hacker, virus, pencurian data - data, penggunaan software secara ilegal oleh orang - orang yang tidak bertanggung jawab. Dan karena perkembangan ini pula, masyarakat menjadi khawatir akan semakin banyaknya pengangguran di Negara ini, dikarenakan hampir semua pekerjaan manusia dapat digantikan oleh komputer yang pastinya hasil pekerjaannya jauh lebih cepat di bandingkan dengan manusia.
 


PEMBAHASAN

1.     Etika
        Pengertian Etika
        Etika berasal dari kata ethos (Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan, atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan - tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, baik atau buruk (Nurdiansyah, 2009).

Nurdiansyah, (2009) membagi etika menjadi :
a.     Etika Umum : membahas mengenai teori - teori etika dan prinsip - prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak secara etis serta mengambil keputusan secara etis.
b.     Etika Khusus : merupakan penerapan prinsio - prinsip moral dasar dalam bidang penggunaan komputer. Etika khusus dibagi menjadi : Etika individual yang berhubungan dengan kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri dan etika sosial berhubungan dengan kewajiban, sikap, dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.

2.     Profesi
        Pengertian Profesi
        Nurdiansyah (2009) dan Reksodiharjo (1989) yang dikutip oleh Nurdiansyah mendefinisikan profesi sebagai suatu kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan mengandalkan suatu keahlian. Menurut Kimery (2007) yang mengutip pendapat (Greenwood, 1965; Caplow, 1966), menjelaskan profesi sebagai suatu kumpulan pekerja atau spesialis yang mempraktekkan pengetahuan yang dimiliki yang mewakili suatu asosiasi, mengatur dirinya sendiri melalui kode etik, tingkah laku profesional dan berpartisipasi dakam norma - norma kesusilaan, nilai - nilai dan simbol - simbol.

3.     Ciri Khas Profesi
        Menurut artikel dalam International Encyclopedia of Education, ada 10 ciri khas dari profesi, yaitu :
  • Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas.
  • Suatu teknik intelektual.
  • Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis.
  • Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi.
  • Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
  • Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri.
  • Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya.
  • Pengakuan sebagai profesi.
  • Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
  • Hubungan yang erat dengan profesi lain.
4.     Topik - Topik dalam Etika Komputer
        a.   Computer in the Workplace
              Komputer adalah suatu alat yang sangat berguna untuk menyelesaikan semua persoalan - persoalan administrasi, keuangan, matematika serta simulasi. Di sisi lain, komputer juga dapat menjadi alat yang mengancam pekerjaan bagi orang yang menggunakannya. Dengan adanya komputer, pekerjaan manusia dapat jauh lebih efisiesn. Di dunia industri, banyak pekerja yang telah digantikan oleh komputer seperti kasir bank, pekerja mobil, operator telepon, tukang ketik,, tukang grafis, pengamanan, dsb. Oleh sebab itu, muncul kekhawatiran bahwa komputerisasi pekerjaan akan meningkatkan pengangguran atau yang dikenal dengan "de-skilling". Hal lain yang menyangkut komputer di tempat kerja adalah masalah keamanan dan kesehatan. Salah satu contohnya adalah stress dan radiasi yang timbul karena layar monitor.
 
     b.   Computer Crime
           Terdapat dua jenis pengamana yang sering digunakan pada suatu komputer, yaitu : pengamanan fisik seperti pengamanan terhadap pencurian, api, banjir, dsb dan pengamanan logik seperti hacker, spying, virus, dsb (encyclopedya yang mengutip pendapat spaf ford,et,al, 1989). Selanjutnya Spafford menegaskan bahwa berdasarkan pengalaman analogik, maka lingkup pengamanan mencakup lima aspek, yaitu :
  1. Privacy and Confidentiality
  2. Integrity
  3. Unimpared Service
  4. Consistency
  5. Controlling Access to Resources
     c.   Intellectual Proverty
           Richard Stallman yang mendirikan Free Software Foundation meyakini bahwa informasi adalah sesuatu hal yang bebas, sehingga semua program yang ada seyogyanya bebas untuk difotocopy, dipelajari, dan dimodifikasi oleh seseorang yang menginginkannya (Stallman, 1993). Namun Johnson (1992) menyatakan hal yang lain, bahwa program - program yang diciptakan itu sebenarnya adalah investasi yang dilakukan berminggu - minggu bahkan berbulan - bulan dan ada yang bertahun - tahun menciptakan program - program yang perlu dikembalikan investasinya berupa pembayaran lisensi.
 
     d.   Professional Responsibility
           Profesi komputer adalah profesi yang mendapat tempat dan dihormati oleh masyarakat. Namun disisi lain, bilamana penggunaannya tidak terkontrol maka akan mengakibatkan terjadinya kejahatan komputer, terabaikannnya hak - hak intelektual. Untuk itu, diperlukan suatu aturan yang akan menata kehidupan dunia maya, berupa pengaturan penggunaannya melalui kode etik. Berbagai hubungan akan melibatkan banyak kepentingan yang kadang - kadang akan menjurus ke arah konflik dan hal ini akan merupakan tanggung jawab profesi untuk mengamankan dan mencegahnya.
 
     e.   Globalization
           Jaringan - jaringan global seperti internet, sekarang ini telah mendunia. World Wide Web (WWW) telah menghubungkan manusia ke segala penjuru dunia. Oleh karena itu, etika komputer secara rasional merupakan "etika informasi global" (Stanford, 2001). Untuk mengantisipasi jaringan global, akhir - akhir ini dilakukanlah pengembangan ke arah standarisasi etika komputer secara global. Jaringan komputer sudah tidak mengenal wilayah negara, agama maupun peradaban.

5.     Etika Komputer
        Etika komputer (Computer Ethic) adalah seperangkat asas atau nilai yang berkenaan dengan penggunaan komputer. Etika komputer berasal dari 2 suku kata yaitu Etika (bahasa Yunani : Ethos) adalah adat istiadat atau kebiasaan yang baik dalam individu, kelompok, maupun masyarakat dan Komputer (bahasa Inggris : to Compute) merupakan alat yang digunakan untuk menghitung dan mengolah data. Jumlah interaksi manusia dengan komputer yang terus meningkat dari waktu ke waktu membuat etika komputer menjadi suatu peraturan dasar yang harus dipahami oleh masyarakat luas.


6.     Etika Komputer di Indonesia
        Indonesia merupakan salah satu negara pengguna komputer terbesar di dunia, sehingga penerapan etika komputer dalam masyarakat sangat dibutuhkan. Indonesia menggunakan dasar pemikiran yang sama dengan negara - negara lain sesuai dengan sejarah etika komputer yang ada. Pengenalan teknologi komputer menjadi kurikulum wajib di sekolah - sekolah dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA sederajat). Pelajar, mahasiswa, dan karyawan dituntut untuk dapat mengoperasikan program - program komputer dasar seperti Microsoft Office.

KESIMPULAN
 
Etika merupakan watak, adat istiadat, ataupun karakter di dalam suatu masyarakat, kelompok ataupun individu. Komputer merupakan alat yang digunakan untuk menghitung atau mengolah data yang dapat membantu manusia dalam mengerjakan tugasnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa etika komputer itu sendiri merupakan watak atau karakter seseorang tentang bagaimana ia menggunakan teknologi komputer tersebut sehingga dampak yang dihasilkan dapat berupa hal positif maupun negatif.

DAFTAR PUSTAKA
 
Widwi Handari Adji, Etika Komputer : Sejarah dan Perkembangan,
Syamsu Yusuf, Pendidikan Etika Profesi Hubungannya pada Penggunaan Komputer,


Free Breast Cancer Pink Heart Ribbon Glitter Cursors at www.totallyfreecursors.com

 

DoubleJ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review